KLUBMARKETING.COM

Blog Edukasi Digital Marketing

Cara Membuat Sales Funnel Agar Bisnis Online Mendapatkan Lebih Banyak Pelanggan

Sumber: Yandex.com

KlubMarketing.com – Cara Membuat Sales Funnel Agar Bisnis Online Mendapatkan Lebih Banyak Pelanggan | Halo Sobat Marketing! Saat berbisnis, pernahkah anda membuat website toko online, namun penjualannya belum juga maksimal? Menjalankan iklan di Facebook Ads atau Google Adwords, tapi masih mendapatkan sedikit pelanggan? Atau mencoba strategi email marketing, namun tingkat closing rendah?

Baca: 7 Teknik Copywriting Efektif Agar Landing Page Hasilkan Konversi Penjualan Tinggi

Apabila anda mengalami hal tersebut tentu saja membuat anda merasa sedikit putus asa dengan bisnis online yang sedang dijalankan, terlebih jika anda baru saja memulai bisnis online dari nol. Nah, sebelum anda benar-benar putus asa dalam berbisnis, ada baiknya mengenal sales funnel yang nantinya bisa membantu anda untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan.

Apa Itu Sales Funnel

Sumber: Yandex.com

Sales funnel adalah proses perjalanan pelanggan sejak awal mengunjungi website anda, mulai dari belum siap membeli hingga ia siap untuk membeli produk. Istilah dalam bahasa marketing-nya adalah membuat customer journey.

Baca: Bagaimana Influencer Yang Efektif Bisa Meningkatkan Penjualan Bisnis Online

Dalam sales funnel, ada yang namanya konsep funneling, yakni perjalanan calon pelanggan dari awal hingga ia menemukan kendala, lalu mencari solusi dari problem mereka, dan melakukan pembelian produk. Dalam hal ini sering ditemui calon pelanggan yang banyak di awal, tapi hanya sedikit yang melakukan proses pembelian.

Penelitian David Kirkpatrick yang dipublikasikan oleh Marketing Sherpa menghasilkan dua kesimpulan terkait dengan sales funnel:

  1. Hanya 50% dari lead yang masuk yang benar-benar siap untuk membeli suatu produk.
  2. Pelanggan yang sudah ada harus dijaga, serta diberikan dukungan sehingga mereka loyal, juga semakin memudahkan keputusan pembelian produk mereka.

Selain kesimpulan tersebut diketahui pula bahwa 79% dari lead yang masuk ke sebuah bisnis dikatakan gagal saat menuju proses pembelian. Artinya, ada banyak peluang penjualan yang hilang sehingga anda pun harus memberikan banyak dukungan agar calon pelanggan terdorong melakukan transaksi. Jika tidak, akan cukup sulit bagi bisnis anda untuk mendapatkan pelanggan potensial.

Baca: Begini Cara Tingkatkan Penjualan Bisnis Online Melalui Tiktok

Hal yang bisa anda lakukan untuk mendapatkan manfaat marketing funnel adalah mulai menjalin komunikasi yang baik dengan para pelanggan secara konsisten, terlebih pada pelanggan yang baru saja mengenal brand bisnis anda. Karena tipe pelanggan tersebut kecil kemungkinannya untuk melakukan pembelian. Komunikasi yang dibangun bisa dimulai dari menjawab setiap pertanyaan pelanggan dan membantu memecahkan masalah yang ia hadapi.

Cara Membuat Sales Funnel Untuk Bisnis Online

Sumber: Yandex.com

Sales funnel memiliki beragam model yang bisa anda terapkan dalam berbisnis. Nah, berikut adalah model sales funnel sederhana yang mudah diikuti dan bisa anda gunakan ke bisnis anda.

1. Read Magnet

Sumber: Yandex.com

Read magnet merupakan sebuah tulisan yang dibuat untuk dibaca dengan tujuan mengedukasi calon pelanggan. Tulisan-tulisan seperti ini berguna untuk membantu calon pelanggan keluar dari kendala yang ia alami. Namun, pada tahap ini anda harus mengetahui kendala apa yang kemungkinan dihadapi calon pelanggan saat mengunjungi website hingga menuju proses closing.

Read magnet memiliki tiga pola yang dapat anda ikuti, yakni ‘how to/tutorial/panduan’, ‘daftar/list‘, dan ‘studi kasus’. Sebagai contoh, jika anda memiliki bisnis di bidang fashion, misalnya produk hijab untuk perempuan muslim, maka anda dapat membuat beberapa artikel yang mengedukasi seperti:

A. Cara menyetrika hijab agar nyaman dikenakan.
B. Beberapa bahan hijab yang menyerap keringat.

Tipe konten seperti ini fokus memberikan edukasi kepada target audiens yang dibidik. Lakukan analisa dan riset terkait bisnis anda sehingga dapat membuat konten yang tepat.

2. Lead Magnet

Sumber: Yandex.com

Lead magnet bertujuan untuk menangkap database pengunjung website anda. Data yang paling mudah untuk anda dapatkan adalah nomor handphone dan alamat email. Data ini bisa didapatkan dengan cara menyediakan formulir pada website bisnis anda.

Baca: Mengenal Landing Page Untuk Maksimalkan Strategi Digital Marketing

Data pelanggan yang sudah tersimpan pada database ini nantinya bisa anda manfaatkan untuk melakukan promosi melalui strategi email marketing. Penawaran melalui email atau nomor handphone yang sifatnya personal ini memiliki peluang tinggi untuk menarik pelanggan untuk melakukan transaksi pembelian.

Baca: Panduan Lengkap Cara Membuat Blog Profesional Untuk Maksimalkan Brand Awareness

Bentuk dari lead magnet yang dapat anda terapkan di antaranya adalah webinar, ebook, infografik, audio course, diskon, free trial, email course, dan checklist. Namun, usahakan untuk menjalankannya satu per satu terlebih dahulu agar terlihat lead magnet mana yang paling berpengaruh pada bisnis anda.

3. Produk Penetrasi 

Sumber: Yandex.com

Jika calon pelanggan sudah melewati dua tahap tersebut, maka langkah mereka untuk melakukan proses pembelian tinggal sedikit lagi. Untuk membuat mereka benar-benar melakukan proses pembelian, maka anda harus menawarkan produk penetrasi.

Baca: Mengenal Search Engine Optimization Sebagai Strategi Digital Marketing

Produk penetrasi adalah produk yang harganya lebih murah dari produk utama. Penawaran ini ditujukan untuk menambah pengalaman berbelanja para pelanggan. Para pelanggan bisa membeli produk penetrasi untuk menilai kualitas produk dan pelayanan dari bisnis anda.

Baca: Instagram Marketing Tips: Ragam Tipe Konten Untuk Maksimalkan Brand Building

Jika mereka menyukai produk dan pelayanan yang anda berikan, besar kemungkinan mereka akan menjadi pelanggan potensial dan anda pun akan semakin mudah untuk menjual produk utama.

4. Produk Utama

Sumber: Yandex.com

Berbekal pengalaman berbelanja sebelumnya, para calon pelanggan pun sudah mengetahui banyak hal tentang produk anda. Dan inilah saatnya bagi anda untuk menawarkan produk utama dan menjadikan mereka sebagai pelanggan loyal yang siap membeli produk utama anda. Dalam hal ini, anda bisa memanfaatkan strategi email marketing agar pelanggan anda tertarik untuk membeli produk utama, tentunya dengan memberikan berbagai penawaran menarik.

Tujuan sales funnel adalah untuk menarik banyak pelanggan agar mau melakukan pembelian pada produk utama yang ditawarkan oleh bisnis anda. Jika ingin menggunakan jasa strategi sales funnel, silakan Hubungi Kami sekarang untuk konsultasi. Anda pun juga bisa mengajukan pertanyaan terkait sales funnel pada kolom komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: